Belajar Fotografi Secara Otodidak? Simak Tips & Trik Terbarunya! – 2022

2
1036
belajar fotografi otodidak featured 1 1
Advertisement

Bagi para pemula hampir selalu menjadi pilihan utama saat pertama kali hendak mempelajari lebih dalam tentang fotografi. Karena belajar fotografi selalu di anggap tidak terlalu sulit dan akan menjadi mahal jika harus mengikuti kursus.

Belajar fotografi secara otodidak menjadi alternatif pilihan bagi yang ingin mendalami secara serius tentang fotografi. Selain akan menghemat biaya, sekarang sudah banyak sumber-sumber pembelajaran fotografi termasuk di banyak channel Youtube, website atau blog atau bisa juga di CakBass.com.

Saran dari saya pribadi, ada baiknya meng-investasikan dana dan waktu untuk mengikuti kuliah, kursus, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita. Selain sumber-sumber pembelajaran online yang gratis seperti disebutkan di atas, ada banyak Lembaga kursus atau pelatihan fotografi baik yang di selenggarakan secara online maupun secara tatap muka.

Tapi jika saran di atas terasa masih memberatkan tidak ada salahnya untuk belajar fotografi secara otodidak atau mandiri. Di bawah ini akan kita bahas mengenai apa saja yang harus kita lakukan agar skill dan wawasan fotografi kita dapat meningkat walaupun kita belajar fotografi secara otodidak.

Inilah Tips dan Trik Belajar Fotografi Secara Otodidak!

Yuk, mari kita simak bersama satu per satu

1. Temukan Role Model Terbaik

Salah satu cara tercepat dalam belajar, belajar apapun itu termasuk belajar fotografi secara otodidak adalah dengan belajar dari orang yang sudah ahli di bidangnya. Learning from the Best. Ada pepatah kuno yang mengatakan “Belajar satu malam dengan seorang yang superior, sama nilainya dengan belajar dengan orang yang biasa – biasa saja bertahun-tahun”

Yes, kita harus memiliki seseorang sebagai referensi (acuan) yang bisa kita jadikan contoh. Siapapun yang kita anggap sudah ahli, bisa di jadikan sebagai role model atau guru!

belajar fotografi otodidak - temukan role model

Dengan seringnya kita bergaul atau menimba ilmu dari orang yang kita angkat sebagai master, lama kelamaan hasil foto kita akan cepat mengalami perubahan kearah yang lebih baik tentunya. Di tambah dengan sejumlah modifikasi, maka akan lahir gaya foto yang baru khas kita sendiri.
Tidak selalu harus dengan tatap muka, setidaknya kita bisa dengan mudah mempelajari hasil karya “sang guru”, baik itu melalui sosial media atau lainnya.

2. Pilih Kamera Terbaik

belajar fotografi otodidak - pilih kamera terbaik

Sudah punya kamera? apa jenis kamera yang kita miliki sekarang? kamera DSLR, , kamera saku, atau kamera smartphone? Apapun kameranya, kita dapat menjadikannya sebagai alat fotografi. Tapi jika kita ingin lebih serius mendalami dunia fotografi, disarankan untuk meng-investasikan dana untuk membeli kamera, baik itu kamera DSLR maupun .

3. Belajar Mengenali Dan Mengoperasikan Kamera

Salah satu langkah pertama yang terpenting dalam belajar fotografi secara otodidak adalah dengan mengenali dan mahir mengoperasikan kamera kita. Apa fungsi dari fitur yang ada di kamera? Apa kegunaan tombol-tombol yang ada di kamera?

belajar fotografi otodidak - menguasai kamera

Apapun jenis kamera yang kita miliki, pada dasarnya ada 3 fitur dasar standar yang dimiliki hampir semua jenis kamera. Apa saja itu? Shutter speed (kecepatan rana), aperture (bukaan diafragma) dan ISO.

4. Memotret Lebih Dekat Ke Subjek

Setiap kali kita melihat suatu subjek, secara naluri segeralah bergerak lebih mendekat (bisa juga dengan menggunakan lensa zoom) agar frame atau foto terlihat terisi penuh oleh subyek. Jangan meninggalkan banyak ruang kosong dalam frame, kecuali memang sedang membuat foto dengan genre minimalis.

belajar fotografi otodidak - lebih dekat ke subjek

4. Cepat Menangkap

Jangan ragu dan terlalu lama dalam  melakukan pengaturan pada kamera, karena bisa jadi kita sudah kehilangan yang bagus untuk di-foto. Ambillah gambar sedikit lebih banyak dan secepat mungkin. Tidak perlu khawatir tentang teknik pengambilan gambar dan lain-lain, karena kita bisa menghapusnya nanti.

belajar fotografi otodidak - menangkap momen
Foto by @indira_sy

5. Pelajari Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komposisi

Faktor-faktor komposisi memegang peranan yang sangat penting dalam fotografi. Kalau boleh dikatakan salah satu yang paling penting. Komposisi akan menentukan seberapa bagus foto kita, apakah foto kita memiliki arti atau cerita, atau hanya sekedar memotret biasa saja.

6. Menampilkan Elemen-Elemen Dalam Foto

Sebaiknya kita lebih selektif dalam menampilkan  elemen – elemen dalam frame sebuah foto. Hilangkan yang yang tidak perlu, karena dapat mengganggu dan mengalihkan perhatian mata dari subyek utama atau biasa di sebut point of interest (POI).

Salah satu cara termudah adalah dengan melakukan pengaturan komposisi lewat viewfinder atau jendela bidik yang ada di kamera kita. Aktifkan fitur “grid” untuk membantu mata kita mengatur komposisi.

7. Pelajari Depth of Field (Kedalaman Fokus Foto)

belajar fotografi otodidak - deep of field

Lakukan latihan memotret dengan menggunakan bukaan aperture yang berbeda. Pelajari bagaimana unsur Depth of Field (kedalaman fokus foto) mempengaruhi sebuah karya fotografi. Penjelasan Deep of Field sudah di jelaskan di artikel sebelumnya mengenai segitiga esposur. Perhatikan contoh foto di bawah ini, lihat efek F (besar/kecil) terhadap DOF di dalam foto.

8. Bereskperimen Dengan Shutter Speed

Shutter atau rana adalah mekanisme yang mengontrol berapa lama waktu sensor menangkap cahaya. Semakin lama shutter terbuka maka berarti semakin banyak cahaya yang ditangkap oleh sensor.

Shutter berbentuk seperti bilah yang dapat membuka dan menutup, tetapi lama waktu terbukanya bisa diatur sehingga dinamakan shutter speed. Shutter speed tinggi akan menghasilkan subyek freeze (tidak bergerak) dan Shutter speed rendah atau kecepatan rana lambat akan menangkap gerakan dari objek bergerak.

Dua faktor utama yang mengendalikan eksposur adalah shutter speed dan aperture. Dengan perkembangan teknologi, saat ini sudah ada yang namanya electronic shutter dimana tidak lagi melibatkan mekanisme bilah yang membuka dan menutup, tetapi sepenuhnya rekayasa elektronik.
Latihan dengan memanfaatkan shutter speed bisa dengan membuat foto lightrail atau panning. Silakan di coba menurut genre masing-masing. Contoh di bawah ini menggunakan teknik slow speed untuk mendapatkan efek riak air danau yang lembut.

belajar fotografi otodidak - shutter speed long exposure 1
Foto by @bas_utomo

9. Perhatikan Cahaya, Arah dan Intensitasnya

Istilah lain dari fotografi adalah melukis dengan cahaya. Gunakan pencahayaan alami, pastikan pencahayaan yang ada cukup. Jangan berlebihan apalagi kurang. Hal esensial dan terpenting adalah memperhatikan cahaya, bagaimana arah dan intensitasnya. Selalu perhatikan posisi matahari (sebagai sumber cahaya) sehingga kita bisa mengetahui dengan jelas arah sumber cahaya yang ada.

belajar fotografi otodidak - arah cahaya
Foto by @bas_utomo

Jika kita ingin melakukan foto siluet, lakukan pemotretan dengan posisi matahari tepat berada di belakang objek. Sebaliknya, jika kita ingin cahaya fokus pada objek maka lakukan pemotretan dengan posisi matahari berada di depan atau disamping objek.

Selain cahaya alami yang bersumber dari matahari, kita juga bisa menggunakan cahaya lampu atau flash internal maupun flash eksternal. Penggunaan lampu dianggap lebih fleksibel dalam menentukan arah datangnya cahaya sehingga dapat menghasilkan foto dengan arah dan intensitas cahaya sesuai keinginan kita.

10. Cuaca

Guys, jika kita sudah memahami cahaya, kita akan tahu ada hard light dan soft light dan bagaimana efeknya ke subyek foto dengan kedua kondisi cahaya tersebut, dan bisa memutuskan kapan kita bisa menggunakan salah satu atau keduanya. Cahaya yang soft atau hard sangat terkait dengan cuaca. Catatan, di asumsikan kita menggunakan sumber cahaya “natural light”.

Melalui salah satu tips belajar fotografi secara otodidak ini kita bisa mendapatkan banyak hal, misalnya mulai memahami konsep cahaya dan pencahayaan dalam sebuah foto. Bagaimana efek cahaya terhadap subyek dan sekitarnya. Misalnya jika ada awan melintas menghalangi matahari sebagai sumber cahaya ataupun dalam kondisi cerah tanpa halangan. Kita juga akan memahami kenapa orang lebih suka mengambil foto pada saat blue/golden hour.

pada situasi tertentu kita membutuhkan alat bantu. Misalnya untuk mengatasi situasi cahaya yang keras (hard light), sebaiknya gunakan filter seperti Filter Polarizer yang biasa di kenal CPL atau GND jika memungkinkan dan kamera mendukung, Hal ini akan membantu membuat langit menjadi lebih biru kaya warna kontras dan efek – efek menarik lainnya.

11. Mode Kamera

Setiap kamera khususnya kamera professional seperti DSLR dan mirrorless setidaknya memiliki beberapa mode pemotretan. Ada yang otomatis, ada juga yang semi-otomatis.

Salah satu cara cepat mengenali kamera dan pengaturan eksposur di salah satu poin tips belajar fotografi untuk pemula yaitu tidak di sarankan untuk selalu menggunakan mode AUTO atau PROGRAM yang serba otomatis karena terkadang menghasilkan foto yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan. Aturlah segitiga eksposur sedemikian rupa untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

12. Teknik Panning

Apa itu panning? Panning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan benda yang bergerak. Ide dibalik teknik panning ini adalah untuk mengatasi masalah dalam menangkap subyek yang bergerak dengan kecepatan tinggi.

Ciri-ciri foto dengan teknik panning adalah fokus dengan tajam terhadap subyek yang bergerak sedangkan background nya blur atau kabur.

photo by @toro.hanzbro

Caranya, cukup mengikuti gerakan subyek dengan tetap fokus (gunakan mode continues) dan shutter speed rendah. Bisa dicoba antara rentang 1/10 sampai 1/30 detik. Silakan di eksplore dengan trial-error karena ini akan terkait dengan kecepatan gerak subyek yang kita bidik.
Coba utak atik fitur kamera smartphone, jika ada pengaturan shutter speed, maka kita bisa melakukan teknik panning ini.

13. Perspektif & Angle

Tips Belajar Fotografi untuk pemula selanjutnya adalah mencoba memotret dari tempat atau sudut yang tidak biasa. Foto dari sudut pandang atau angle dan perspektif yang biasa-biasa saja maka hasilnya pun akan biasa-biasa saja.

Mengambil foto dengan perspektif yang unik, berbeda dan tidak biasa dapat menciptakan kesan yang mendalam pada foto anda. Hal ini juga akan membuat foto tersebut lebih memorable. Selain itu, dengan angle yang unik kita bisa meracik komposisi foto yang unik pula, sehingga foto jadi lebih menarik.

Dengan perspektif yang berbeda, akan menciptakan ilusi optik atau efek optikal pada mata sehingga objek foto yang dihasilkan terlihat unik, tidak biasa dan berbeda.

Tips Belajar Fotografi, Mencari Keseimbangan Foreground dan Background

14. Keseimbangan Foreground dan Background

Secara sederhana foto dengan kesan 3 dimensi adalah bagaimana merekam keindahan alam tersebut dalam sebuah foto tapi memberi kesan “hidup”.

Dan salah satu kesulitan terbesar adalah memotret dan meng-capture keindahan pemandangan alam atau foto apapun genrenya adalah foto yang bisa memberi kesan 3 dimensi. Salah satu tips belajar fotografi untuk pemula dalam menangkap gambar dengan keseimbangan antara foreground dan background adalah dengan menggunakan filter GND. Atau jika tidak memungkinkan, pastikan kita tidak berlawanan arah secara langsung dengan cahaya matahari.

15. Konsep Fotografi

studio, concept & photo by @Mr.jo183

Tips Belajar Fotografi secara otodidak selanjutnya adalah konsep fotografi.
Apakah kita sering kebingungan menentukan seperti apa konsep fotografi yang ingin kita gunakan? Konsep dalam fotografi adalah sebuah ide dasar yang dapat dikembangkan menjadi sebuah karya foto yang dapat menceritakan maksud dan tujuan dari sebuah foto. Dengan mengetahui konsep apa yang akan di buat, kita akan lebih mudah dalam menghasilkan foto yang bagus, menarik dan unik.

16. Melihat Hasil Karya Fotografer Lain

Masih kebingungan? Salah satu tips belajar fotografi secara otodidak untuk pemula adalah dengan cara sering melihat-lihat hasil karya fotografer lain, terumatam fotografer yang sudah terkenal. Membaca buku-buku karangan mereka yang pastinya di dalamnya akan ada data exif dan informasi-informasi lain seperti lokasi, konsep, kisah-kisah di balik sebuah foto, dll. Atau bisa dengan cara mengunjungi pameran-pameran ataupun dengan cara mudah yaitu mengunjungi blog atau sekarang media social fotografer tsb. Coba cari ide dengan mengunjungi situs social media yang populer seperti Pinterest, Flickr, dll.

Di pinterest ada banyak postingan carousel mengenai fotografi dan bahkan beberapa behind the scene bagaimana sebuah foto di buat. Selain untuk referensi, kita juga bisa mengadopsi secara langsung konsep foto dan pencahayaan kemudian di praktekkan secara langsung.
Semakin banyak referensi yang bagus, selera dan hasil foto kita juga akan semakin baik nantinya.

Penutup

Jalankan beberapa tips belajar fotografi untuk pemula yang sudah di jelaskan di atas dan di artikel sebelumnya. Jika ingin berdiskusi secara langsung, silakan bergabung ke grup telegram, agar kita bisa saling bertukar pikiran tentang fotografi.

Demikian beberapa tips yang “wajib” bagi kita yang sedang belajar fotografi secara otodidak, semoga sedikit banyak dapat menjadi inspirasi. Masih ada beberapa tips dan trik yang akan di bahas, di artikel selanjutnya.

FAQ

Langkah awal Belajar Fotografi?

Langkah paling pertama adalah menguasai fitur dan tombol kamera, karena dengan menguasai kamera kita bisa melakukan banyak trik saat memotret.
Selanjutnya bisa mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan di artikel ini.

Apa saja yang di pelajari dalam Fotografi?

Menguasai dasar-dasar fotografi adalah kuncinya, beberapa diantaranya adalah:
1. Komposisi. Komposisi adalah pengaturan letak posisi suatu objek terhadap frame.
2. Kedalaman. Kedalaman adalah penciptaan rasa tiga dimensi dalam sebuah foto, baca mengenai Depth of Field.
3. Cahaya. Memahami pencahayaan adalah hal yang mutlak harus di kuasai. Selain itu fotografer profesional bahkan memiliki kemampuan memanipulasi cahaya.

Masih ada banyak hal yang harus di pelajari, silakan search di halaman tips & trik

,

2 COMMENTS

Leave a Reply