CakBass.com Tips & Trik Belajar Fotografi Secara Otodidak? Simak Tips & Triknya! [Bag 1]

Belajar Fotografi Secara Otodidak? Simak Tips & Triknya! [Bag 1]

belajar fotografi otodidak featured 1 1

Bagi para pemula hampir selalu menjadi pilihan utama saat pertama kali hendak mempelajari lebih dalam tentang . Karena belajar fotografi selalu di anggap tidak terlalu sulit dan mahal jika harus mengikuti kursus.

Jika kita ingin mendalami secara serius tentang , ada baiknya meng-investasikan dana dan waktu untuk mengikuti kuliah, kursus, pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita. Ada banyak Lembaga kursus atau pelatihan fotografi baik yang di selenggarakan secara online maupun secara tatap muka.

Tapi jika saran di atas terasa masih memberatkan tidak ada salahnya untuk belajar fotografi secara otodidak atau mandiri. Di bawah ini akan kita bahas mengenai apa saja yang harus kita lakukan agar skill dan wawasan fotografi kita dapat meningkat walaupun kita belajar fotografi secara otodidak.

Mau Tahu Tips dan Secara Otodidak?

Yuk, mari kita simak bersama satu per satu

1. Temukan Role Model Terbaik

Salah satu cara tercepat dalam belajar, belajar apapun itu termasuk belajar fotografi secara otodidak adalah dengan belajar dari orang yang sudah ahli di bidangnya. Learning from the Best. Ada pepatah kuno yang mengatakan “Belajar satu malam dengan seorang yang superior, sama nilainya dengan belajar dengan orang yang biasa – biasa saja bertahun-tahun”

Yes, kita harus memiliki seseorang sebagai referensi (acuan) yang bisa kita jadikan contoh. Siapapun yang kita anggap sudah ahli, bisa di jadikan sebagai role model atau guru!

belajar fotografi otodidak - temukan role model

Dengan seringnya kita bergaul atau menimba ilmu dari orang yang kita angkat sebagai master, lama kelamaan hasil foto kita akan cepat mengalami perubahan kearah yang lebih baik tentunya. Di tambah dengan sejumlah modifikasi, maka akan lahir gaya foto yang baru khas kita sendiri.
Tidak selalu harus dengan tatap muka, setidaknya kita bisa dengan mudah mempelajari hasil karya “sang guru”, baik itu melalui sosial media atau lainnya.

2. Pilih Kamera Terbaik

belajar fotografi otodidak - pilih kamera terbaik

Sudah punya kamera? apa jenis kamera yang kita miliki sekarang? kamera DSLR, mirrorless, kamera saku, atau kamera smartphone? Apapun kameranya, kita dapat menjadikannya sebagai alat fotografi. Tapi jika kita ingin lebih serius mendalami dunia fotografi, disarankan untuk meng-investasikan dana untuk membeli kamera, baik itu kamera DSLR maupun kamera mirrorless.

3. Belajar Mengenali Dan Mengoperasikan Kamera

Salah satu langkah pertama yang terpenting dalam belajar fotografi secara otodidak adalah dengan mengenali dan mahir mengoperasikan kamera kita. Apa fungsi dari fitur yang ada di kamera? Apa kegunaan tombol-tombol yang ada di kamera?

belajar fotografi otodidak - menguasai kamera

Apapun jenis kamera yang kita miliki, pada dasarnya ada 3 fitur dasar standar yang dimiliki hampir semua jenis kamera. Apa saja itu? Shutter speed (kecepatan rana), aperture (bukaan diafragma) dan . Silakan baca “Memahami Segitiga Eksposur”.

4. Memotret Lebih Dekat Ke Subjek

Setiap kali kita melihat suatu subjek, secara naluri segeralah bergerak lebih mendekat (bisa juga dengan menggunakan zoom) agar frame atau foto terlihat terisi penuh oleh subyek. Jangan meninggalkan banyak ruang kosong dalam frame, kecuali memang sedang membuat foto dengan genre minimalis.

belajar fotografi otodidak - lebih dekat ke subjek

4. Cepat Menangkap Momen

Jangan ragu dan terlalu lama dalam  melakukan pengaturan pada kamera, karena bisa jadi kita sudah kehilangan momen – momen yang bagus untuk di-foto. Ambillah gambar sedikit lebih banyak dan secepat mungkin. Tidak perlu khawatir tentang teknik pengambilan gambar dan lain-lain, karena kita bisa menghapusnya nanti.

belajar fotografi otodidak - menangkap momen
Foto by @indira_sy

5. Pelajari Faktor-faktor yang Mempengaruhi Komposisi

Faktor-faktor komposisi memegang peranan yang sangat penting dalam fotografi. Kalau boleh dikatakan salah satu yang paling penting. Komposisi akan menentukan seberapa bagus foto kita, apakah foto kita memiliki arti atau cerita, atau hanya sekedar memotret biasa saja. Pelajari lebih lanjut faktor apa saja yang menentukan sebuah komposisi dalam fotografi  disini.

6. Menampilkan Elemen-Elemen Dalam Foto

Sebaiknya kita lebih selektif dalam menampilkan  elemen – elemen dalam frame sebuah foto. Hilangkan yang yang tidak perlu, karena dapat mengganggu dan mengalihkan perhatian mata dari subyek utama atau biasa di sebut point of interest (POI).

Salah satu cara termudah adalah dengan melakukan pengaturan komposisi lewat viewfinder atau jendela bidik yang ada di kamera kita. Aktifkan fitur “” untuk membantu mata kita mengatur komposisi.

7. Pelajari Depth of Field (Kedalaman Fokus Foto)

belajar fotografi otodidak - deep of field

Lakukan latihan memotret dengan menggunakan bukaan aperture yang berbeda. Pelajari bagaimana unsur Depth of Field (kedalaman fokus foto) mempengaruhi sebuah karya fotografi. Penjelasan Deep of Field sudah di jelaskan di artikel sebelumnya mengenai segitiga esposur. Perhatikan contoh foto di bawah ini, lihat efek F (besar/kecil) terhadap DOF di dalam foto.

8. Bereskperimen Dengan Shutter Speed

Shutter atau rana adalah mekanisme yang mengontrol berapa lama waktu sensor menangkap cahaya. Semakin lama shutter terbuka maka berarti semakin banyak cahaya yang ditangkap oleh sensor.

Shutter berbentuk seperti bilah yang dapat membuka dan menutup, tetapi lama waktu terbukanya bisa diatur sehingga dinamakan shutter speed. Shutter speed tinggi akan menghasilkan subyek freeze (tidak bergerak) dan Shutter speed rendah atau kecepatan rana lambat akan menangkap gerakan dari objek bergerak.

Dua faktor utama yang mengendalikan eksposur adalah shutter speed dan aperture. Dengan perkembangan teknologi, saat ini sudah ada yang namanya electronic shutter dimana tidak lagi melibatkan mekanisme bilah yang membuka dan menutup, tetapi sepenuhnya rekayasa elektronik.
Latihan dengan memanfaatkan shutter speed bisa dengan membuat foto lightrail atau panning. Silakan di coba menurut genre masing-masing. Contoh di bawah ini menggunakan teknik slow speed untuk mendapatkan efek riak air danau yang lembut.

belajar fotografi otodidak - shutter speed long exposure 1
Foto by @bas_utomo

9. Perhatikan Cahaya, Arah dan Intensitasnya

Istilah lain dari fotografi adalah melukis dengan cahaya. Gunakan pencahayaan alami, pastikan pencahayaan yang ada cukup. Jangan berlebihan apalagi kurang. Hal esensial dan terpenting adalah memperhatikan cahaya, bagaimana arah dan intensitasnya. Selalu perhatikan posisi matahari (sebagai sumber cahaya) sehingga kita bisa mengetahui dengan jelas arah sumber cahaya yang ada.

belajar fotografi otodidak - arah cahaya
Foto by @bas_utomo

Jika kita ingin melakukan foto siluet, lakukan pemotretan dengan posisi matahari tepat berada di belakang objek. Sebaliknya, jika kita ingin cahaya fokus pada objek maka lakukan pemotretan dengan posisi matahari berada di depan atau disamping objek.

Selain cahaya alami yang bersumber dari matahari, kita juga bisa menggunakan cahaya lampu atau flash internal maupun flash eksternal. Penggunaan lampu dianggap lebih fleksibel dalam menentukan arah datangnya cahaya sehingga dapat menghasilkan foto dengan arah dan intensitas cahaya sesuai keinginan kita.

Penutup

Demikian beberapa tips yang “wajib” bagi kita yang sedang mendalami fotografi, atau sedang belajar fotografi secara otodidak, semoga sedikit banyak dapat menjadi inspirasi. Masih ada beberapa tips dan trik yang akan di bahas, di artikel selanjutnya.

Artikel BERSAMBUNG!

FAQ Belajar Fotografi Otodidak

  • Cara tercepat mahir fotografi?

    Praktekkan tips yang sudah dijelaskan di atas!

17 Likes

Author: cakbass

Leave a Reply

%d bloggers like this: