Still Life Photography, Panduan Dasar dari A sampai Z!

0
465
still life photography cakbass.com 2
Advertisement

Still Life Photography – Fotografi selalu menghasilkan sebuah karya yang memiliki berbagai macam objek yang menarik dan begitu menawan. Di dunia fotografi sendiri terdapat cabang ilmu still life photography yang merupakan sebuah foto yang dihasilkan dengan objek benda mati, tapi tetap menghasilkan karya yang indah.

Meskipun benda mati seperti makanan, minuman, sayuran, patung, hiasan, mainan, buku, dan lainnya yang menjadi objek. Akan tetapi, proses pengambilan sebuah foto tidaklah mudah.

Tugas kita yaitu membuat benda mati menjadi hidup sehingga dapat memberikan hasil yang jauh lebih menarik dan indah. Maka yang kita perlukan adalah teknik, konsep, penataan, pencahayaan, cara pengambilan foto yang baik, menata objek, dan hal lain demi menghasilkan karya yang memanjakan mata.

Selain itu proses pemotretan still life dapat dilakukan di mana saja. Entah di luar atau di dalam ruangan yang paling penting yaitu konsep pemotretan harus kita buat semenarik mungkin.

Apa saja yang Dibutuhkan Dalam Pemotretan Still Life Photography

Pada proses pemotretan ada beberapa hal yang kita butuhkan sebagai pendukung still life photography. Berikut ini ulasannya.

1. Pencahayaan

Lighting memiliki peran yang sangat penting juga sangat dibutuhkan untuk pengambilan foto still life. Di mana cahaya ini menjadi kunci bagus atau tidaknya foto yang kita ambil.

Padahal pemotretan sendiri terbilang sederhana. Kita hanya membutuhkan cahaya matahari sebagai pencahayaan yang alami. Akan tetapi, ketika melakukan pemotretan dengan efek yang berbeda-beda kita bisa memanfaatkan cahaya buatan yang dikenal dengan artificial light.

Keuntungannya saat menggunakan cahaya buatan kita bisa mengendalikan besar kecilnya cahaya tersebut. Hal ini untuk bisa menyesuaikan konsep dengan pemotretan tersebut.

2. Natural Lighting

Natural light atau cahaya alami yang telah kita bahas sebelumnya bisa kita peroleh dari cahaya matahari. Natural Light dari cahaya matahari bisa kita dapatkan di luar ruangan. Meskipun bisa juga di dalam ruangan tapi kita harus memilih tempat yang terdapat celah atau jendela agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan. Memanfaatkan cahaya matahari memang sangat baik untuk hasil sebuah karya terlebih pada pagi atau sore hari. Jika kita bisa memangaatkan natural light dalam pemotretan foto still life, bukan tidak mungkin hasilnya akan sangat menakjubkan.

still life photography cahaya
Natural Light

Tips Still Life Photography Profesional

Teknik Still Life merupakan teknik yang paling pertama dikenal dalam fotografi. Pertama kali fotografi ditemukan diperlukan waktu yang lama untuk mengambil sebuah foto. Alhasil benda mati dijadikan sebagai subjek yang tepat.

Walaupun di zaman sekarang semakin banyak teknik fotografi, tapi still life photography tetap digunakan karena memiliki daya tarik tersendiri. Hingga kini menjadi salah satu cabang karya fotografi dan karya seni yang menakjubkan.

Di lain sisi juga memperkenalkan akan keindahan sebuah karya, Foto still life juga bisa dijadikan sebuah bisnis. Karena seperti yang kita ketahui baik galeri, majalah, situs, dan katalog membutuhkan foto produk.

Sehingga pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai tips still photography yang biasanya dilakukan oleh profesional

1. Tempat Pemotretan

Dalam teknik foto still life tidak harus dilakukan di studio atau tempat yang mewah. justru akan memanfaatkan ruang yang ada di rumah. Misalkan meletakkan meja di dekat jendela, beberapa lampu dengan latar yang sederhana.

Beda halnya dengan potrait dan landscape dengan subjek yang telah tersedia. Misalkan pemandangan, atau beberapa model yang beragam. Maka akan dituntut menghasilkan foto dengan kreatif milik fotografer sendiri.

Sedangkan still life memiliki variabel yang lebih sedikit. Sehingga fotografer memegang kendali terhadap situasi. Seperti subjek foto yang harus fotografer pikirkan sekreatif mungkin bagaimana mendapatkan hasil yang menarik dan menawan.

2. Menentukan Subjek

Dalam hal ini fotografer bebas mengambil foto yang diinginkan di sekitar rumah. Biasanya hal yang sederhana, tapi memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu, seorang profesional akan menciptakan sesuatu yang berbeda, tidak harus menggunakan objek hanya karena orang lain menggunakan objek tersebut. Di sinilah kreativitas seorang fotografer ditantang, dengan catatan tidak terlalu berambisi.
Oh ya, bisa juga foto makanan kalau bisa menata makanan sedemikian rupa sehingga terlihat lebih menarik.

3. Pencahayaan Still Life Photography

Seorang fotografer profesional akan selalu bisa memanfaatkan pencahayaan yang ada. Baik dari sorot set lampu studio ataupun dengan bantuan cahaya matahari. Karena pada still life photography, fotografer memiliki kendali penuh dalam proses pengambilan foto.

Menggunakan ruangan yang memiliki pencahayaan natural biasanya menjadi pilihan yang tepat. Natural Lighting akan menyorot subjek dari satu sisi secara luas, pada timing ini fotografer akan memanfaatkan lampu atau pemantul cahaya untuk melengkapinya.

memotret dengan memanfaatkan  natural light sbegai sumber cahaya
Memanfaatkan cahaya jendela

4. Latar Belakang – Background

Penggunaan latar pada suatu objek akan sangat berdampak terhadap keberhasilan dalam pengambilan sebuah foto. Penggunaan latar yang sederhana bisa menjadi solusi yang tepat. Seperti memanfaatkan dinding dengan cat polos atau kertas berwarna putih pun tidak akan menjadi masalah selama tidak mengganggu subjek foto.

Seorang fotografer akan memilih latar yang kontras dengan subjek. Biasanya subjek yang berukuran lebih kecil tidak membutuhkan latar melainkan tempat untuk meletakkan benda tersebut.

5. Komposisi foto Still Life

Komposisi dalam fotografi still life sangat penting sebab bisa membuat foto menjadi unik dan menarik. bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan mengatur posisi foto di sepertiga bagian maka foto akan semakin bagus.

Seorang fotografer juga harus bisa menyusun subjek foto dan memperhatikan hal berikut

  • Titik fokus foto yang mengarahkan mata orang pada foto tersebut
  • Membiarkan space kosong atau mengisi dengan bingkai
  • Ciri dari subjek yang ingin ditonjolkan
still life photography komposisi
komposisi

6. Membuat sesuatu menjadi hidup dengan Still Life Photography

Tidak sedikit permintaan dalam bisnis still life termasuk menciptakan karya still life yang hidup. Terlebih saat ini fotografer dapat dengan mudah mengirimkan stok foto mereka. Baik untuk keperluan majalah, konten online, ataupun publikasi bisnis.

Fotografer yang menjadikan still life photography sebagai ladang bisnis biasanya membagikan karya mereka di media sosial. Karena media sosial sangat membantu untuk melakukan branding. Belum bagi bisa saja foto yang dibagikan tersebut bisa menghasilkan rupiah.

Sehingga fotografer profesional ketika memotret sebuah foto akan bekerja secara maksimal, seakan-akan sedang mendapatkan tugas.

7. Tripod

Fungsi tripod sebagai salah satu alat pendukung. Terkadang digunakan untuk memperhatikan dan mengatur subjek foto. Pengaturan ini bisa membantu fotografer untuk menggunakan kecepatan Shutter.

Hal yang harus diperhatikan kamera statis yang digunakan jangan sampai menahan kreativitas kita. Mengambil foto dari beberapa sudut dan ketinggian dapat dilakukan. Hanya saja tidak boleh membiarkan bayangan berada di dalam foto.

foto tampak lebih hidup
Lebih hidup

Penutup

Bagi yang tertarik belajar still life photography bisa belajar dengan kami. Selain still life, Cakbass.com juga membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan fotografi.

Dengan mengklik link rujukan kita bisa mengetahui lebih banyak tentang still life photography, fotografi close up, dan genre fotografi lainnya. Untuk diskusi mengenai dunia fotografi secara lebih lanjut bisa bergabung dalam grup telegram, khususnya yang baru belajar fotografi secara otodidak.

FAQ

Artikel Lain:

Leave a Reply