Camera to Cloud dari Frame.io, Kolaborasi bagi Videografer

Camera to Cloud dirilis Adobe setelah mengakuisisi Frame.io, semua pihak yang terlibat dalam proyek akan dapat terintegrasi dalam satu cloud

0
75
frame.io - C2C inside the apps
The inside of camera to Cloud from frame.io
Advertisement

Camera to Cloud – Teknologi cloud benar-benar merambah kemana-mana, kali ini Frame.io yang di akuisisi oleh Adobe menghadirkan kemudahan bagi para videografer dalam berkreasi langsung dengan pihak-pihak yang terlibat dalam satu proyek tersebut. Seperti kabar berita sebelumnya mengenai aplikasi edit foto online gratis dari Picsart atau pesaing dari frame.io ini yaitu DaVinci Resolve 18 Cloud, kali ini kita akan merangkum cerita aplikasi edit video dari Adobe.

Seperti yang sudah tersebar beritanya, Adobe telah melebarkan pintu akses bersama melalui cloud setelah mengakuisisi Frame.io, termasuk kapabilitas untuk mengirim konten ke editor langsung dari pada semua orang yang terlibat, bahkan pengguna seluler pun memiliki akses melalui aplikasi pihak ketiga, FiLMiC.

Adobe telah meresmikan integrasi camera to cloud Frame.io ke Premiere Pro pada awal bulan ini, dan kolaborasi cloud melebihi ekspektasi dari rencana awal. Kemitraan terbaru dengan Teradek yang strategis, Atomos, Viviana Cloud, FilmLight dan FDX, dan FiLMiC Pro, membuat tangkapan Frame.io dapat di akses melalui cloud dengan koneksi yang secure ke videografer di lokasi syuting tanpa persyaratan hardware dengan spesifikasi tertentu.

“Salah satu tujuan utama kami adalah membuat produk kami dapat diakses oleh semua pembuat video,” terangnya. “Langkah kami selanjutnya adalah membuat Camera to Cloud dapat tersedia untuk semua yang berkecimpung dalam merekam video, baik untuk film dan TV, iklan, video profile perusahaan, acara yang disiarkan secara langsung, atau bahkan untuk platform media sosial.”

Ide awalnya sederhana. Segera setelah video diambil, Frame.io dapat menggunakan fitur “camera to cloud” untuk mengunggah setiap potongan video ke server berbasis cloud, hal ini menyederhanakan alur kerja pascaproduksi bahkan hasilnya bisa kita review sebelum semuanya selesai.

Camera to cloud dari Frame.io

Workflow Rumit yang disedehanakan

Frame.io tidak berdiri sendiri untuk menjalankan workflow camera to cloud ini, ada banyak aplikasi yang terlibat layaknya kita sedang berada di lokasi syuitng. Disana tidak hanya yang berperan penting, ada yang uploader sebagai proxy, monitor Atomos, Flimic Pro sebagai pengaman ketika terjadi masalah pada jaringan, perekam suara dari Vivian Cloud hingga dapat terhubungnya dengan Apple TV merupakan suatu rangkaian kerja yang tidak dapat dipisahkan.

Berikut ini adalah penjelasan peran dari masing-masing section;

1. Teradek

Ekspansi kemitraannya dengan Frame.io ini dinyatakan dengan hadirnya proxy HEVC 4K 10-bit dari file kamera RAW yang secara langsung dibagikan melalui platform Teradek Serv 4K.

2. Atomos

Atomos akan merilis Shogun Connect dan modul Wireless Connect khusus untuk merekam tampilan monitor eksternal Ninja V dan Ninja V+. Dengan terhubungnya modul, pengguna akan dapat masuk ke jaringan cloud Frame dan mengunggahnya. Perangkat Connect ini akan segera tersedia, Pre-order sudah dibuka dan perkiraan bulan Juni 2022 ini unit sudah dapat di kirim.

3. FiLMiC Pro

Teknologi FiLMiC Pro ini mampu mengatasi masalah yang rumit berupa batas bandwidth seluler dengan cara menurunkan sampel proxy di 720 dan 1080p ProRes lalu mengunggahnya ke Frame.io langsung melalui Aplikasi FiLMiC, baik saat menggunakan koneksi data seluler ataupun saat ponsel terhubung dengan WiFi.

4. Kotak Data Film

FDX memberi lawas yang tidak menikmati koneksi nirkabel kemampuan untuk terhubung ke Frame.io melalui FilmDataBox mereka, mengunggah file kamera di H.264, DNxHD, AVC, atau ProRes. Yang perlu dilakukan operator kamera adalah mencolokkan kartu media ke FilmDataBox dan pergi.

5. Viviana Cloud

Perekam suara Viviana Cloud menawarkan opsi untuk menggunakan Cloud Box mereka untuk mengunggah file audio dari perekam suara apa pun yang menggunakan SD card untuk menyimpannya pada media card.

6. Filmlight BaseLight

Frame.io juga bekerjasama dengan FilmLight Baselight, yaitu sistem color-carrectin yang cukup populer, dan integrasi ini tidak perlu adanya hardware atau plugin tambahan.

7. Frame.io di AppleTV

Aplikasi Frame.io baru untuk Apple TV akan memberi pelanggan Enterprise fitur untuk melihat progres harian proyek dan tampilan klip akhir sebelum dirilis. Konten yang diberi watermark menunjukkan copyright digital, harus ada otentikasi “two-factor” untuk melakukan enkripsi pada klip.

Apple TV - Camera to cloud dari Frame.io

Penutup

Camera to cloud tersedia untuk semua pengguna Frame.io atau Adobe Creative Cloud versi berbayar. Adobe melakukan upaya yang luar biasa untuk membuat Frame.io berada dimana-mana sekaligus merangkul pengguna secara lebih luas dan menjadi leader di industri kreatif ini. Mungkin tidak akan lama lagi yang akan terjadi ketika camera to cloud menjadi salah satu aplikasi wajib para konten kreator dalam berkarya.

Artikel lain:

Leave a Reply