hal-hal yang Membatalkan Puasa Beserta Penjelasannya

0
46
hal-hal yang membatalkan puasa
hal-hal yang membatalkan puasa dan penjelasannya
Advertisement

– Selama ini di salah artikan hanya dengan makan dan minum saja, tapi ternyata ada hal lain yang menjadi penyebab batalnya . Semoga kita terhindar dari hal tersebut dan di beri kemudahan oleh-Nya, aamiin.

Agar lancer dalam menjalankan ibadah puasa dan tidak jadi sia-sia, sebagai umat Muslim kita harus mengetahui . Karena selama puasa, kita harus bisa mengendalikan diri dari semua hal yang merusak pahala puasa atau bahkan membatalkannya.

Bahkan sabda Rasulullah yang menjelaskan bahwa sebenarnya ada banyak orang-orang yang berpuasa, namun tidak mendapat keuntungan pahala:

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR An-Nasa’i).

berikut ini adalah hal-hal yang membatalkan puasa, simak baik-baik

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

Berikut adalah penjelasan mengenai hal-hal yang membatalkan puasa yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1. Haid dan Nifas

Haid dan nifas yang sering dialami wanita adalah suatu udzur atau penghalang, sehingga menjadi slah satu dari hal-hal yang membatalkan puasa. Seorang wanita dengan kondisi haid dan nifas ini wajib hukumnya tidak berpuasa dan melaksanakan qadha di luar waktu atau membayar fidyah sebagai pengganti.

Dalam hal ini puasa memiliki konsekuensi yang berbeda dengan shalat dalam hal berkewajiban untuk meng’qadha’. Karena dalam hukum shalat, orang yang sedang haid atau nifas tidak diwajibkan untuk mengqadha shalat atau membayar fidyah sebagai pengganti ibadah yang ia tinggalkan pada masa haid atau nifas.

2. Bersenggama

Melakukan hubungan seksual dengan pasangan pada siang hari atau berjimak juga hukumnya batal, dan puasa nya dianggap tidak sah. Sebagai gantinya orang yang melanggar ini harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu, wajib memberi makan kepada 60 fakir miskin dengan nilai tiga perempat liter beras. Lain halnya jika hubungan suami istri ini dilakukan pada malam hari atau sesudah berbuka, maka hal ini tidak termasuk dari hal-hal yang membatalkan puasa.

3. Hilang akal Sehat

Hal-hal yang membatalkan puasa berikutnya adalah tiba-tiba seseorang kehilangan akal sehat atau gila. Kondisi yang tiba-tiba kehilangan akal sehat atau junun yang dialami seseorang ketika menjalankan ibadah puasa maka bisa dikatakan tidak sah. Keadaan seseorang tersebut diasumsikan hilang akal sehat sehingga hukum puasanya adalah batal.

4. Murtad saat puasa

Murtad saat melaksanakan puasa adalah termasuk dari hal-hal yang membatalkan puasa. Murtad adalah keluarnya seseorang dari ajaran agama Islam. Selain secara terang-terangan membatalkan puasa, orang tersebut sebaiknya sesegera mungkin mengucap syahadat lalu melaksanakan qadha puasanya di waktu lain.

5. Muntah disengaja

muntah yang di sengaja menyebabkan puasa tidak sah

Muntah dengan sengaja termasuk salah satu hal yang membatalkan puasa. Hal ini bisa terjadi dengan cara misalnya sengaja memasukkan benda asing ke mulut sehingga menjadi pemicu mual lalu muntah, maka dipastikan puasanya tidak sah. Sedangkan jika muntahnya tidak disengaja, maka hal ini tidak termasuk hal-hal yang membatalkan puasa.

Jika seseorang muntah tanpa disengaja atau muntah secara tiba-tiba (ghalabah) maka puasanya tetap dihukumi sah selama tidak ada sedikit pun dari muntahannya yang tertelan kembali olehnya.

6. Keluar sperma

Jika terjadi keluarnya air mani atau sperma yang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya onani, atau bermesraan dengan pasangan walaupun tidak sampai berlanjutn melakukan hubungan badan. Jika hal ini dilakukan sengaja maka hukumnya sudah jelas membatalkan puasa. Kecuali jika seseorang mengalami mimpi basah karena kondisinya tidak sadar atau tidak disengaja, maka puasa tersebut masih sah.

7. Memasukkan obat ke dubur dan qubul

memasukan obat ke dubur atau qubul

Saat seseorang sedang menjalani proses pengobatan seuatu penyakit dengan cara memasukkan benda atau obat-obatan ke salah satu dari dua jalan yaitu qubul dan dubur. Sebagai contoh, orang penderita ambeien yang menjalani pengobatan lewat dubur, atau penyakit lain yang saat perawatan mengharuskan seorang pasien memakai kateter urine, maka dua hal itu membuat puasa tidak sah.

8. Melakukan hal-hal yang membatalkan puasa

Membicarakan aib orang lain, bergunjing, mengadu domba, berdusta, riya, atau bahkan berani melakukan sumpah palsu, merupakan bagian dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Selain itu tidak sah puasa orang tersebut, karena perilakunya ikut menghilangkan pahala puasa sehingga jadi sia-sia.

9. Berbuka puasa dengan sesuatu yang haram

Selanjutnya adalah berbuka puasa dengan atau minuman yang secara hukum memang haram. Puasa orang tersebut kemungkinan besar menjadi tidak sah. Di samping itu pahala puasanya jadi hilang dan berdampak pada ibadah selanjutnya akan terasa lebih berat.

10. Memasukkan Benda ke Lubang Telinga, Mulut dan Hidung

Di sadur dari NU Online, dalam kitab Fath al-Qarib dijelaskan bahwa dengan memasukkan benda atau obat apapun ke lubang telinga, mulut dan hidung juga bisa membatalkan puasa. Semua lubang tersebut adalah pangkal organ dalam tubuh kita, di dalam istilah fiqih disebut “jauf”.

Ini adalah batasan tubuh yang ketika suatu benda melewati batas tersebut maka puasa menjadi batal. Untuk hidung, batas awalnya adalah bagian yang disebut dengan muntaha khaysum (pangkal insang). Ini letaknya sejajar dengan mata. Untuk mulut, batasnya adalah tenggorokan yang disebut hulqum. Sedangkan untuk telinga batasnya adalah area yang kira-kira tak terlihat oleh mata.

11. Merokok

merokok - puasa ramadhan ga boleh merokok

Kandungan partikel dalam rokok bisa mencapai perut ketika dihisap, sehingga merokok adalah termasuk salah satu dari hal-hal yang membatalkan puasa. Menghisap rokok juga sering dikait-kaitkan dengan urusan mengontrol hawa nafsu, sehingga berkaitan erat keimanan saat beribadah.

12. Makan dan minum dengan sengaja

hal-hal yang membatalkan puasa, makan dan minum dengan sengaja

Makan dan minum dengan sengaja adalah mutlak membatalkan. Namun jika makan dan minum dalam kondisi lupa atau tidak sengaja, maka puasanya tidak batal. Dengan syarat kita harus langsung menghentikan makan dan minum saat kita tersadar, dan bisa melanjutkan ibadah puasa setelahnya.

Penutup

Demikianlah penjelasan dari hal-hal yang membatalkan puasa, semoga puasa tahun ini kita semua diberi kekuatan olehNya untuk menjalankan ibadah puasa sebulan penuh, aamiin ya rabbal ‘aalamiin…

Leave a Reply