CakBass.com Genre Mengenal Human Interest Photography dan Cara Membuatnya

Mengenal Human Interest Photography dan Cara Membuatnya

2

Sebenarnya human interest atau HI sangat dekat dengan kita, namun pada kenyataannya tidak semua orang khususnya para fotografer sadar akan hal tersebut. Itulah sebabnya perlu pengetahuan dan penjelasan mendasar terkait istilah tersebut. Pasalnya, banyak juga yang mengatakan bahwa swafoto juga masuk sebagai salah satu fotografi HI meskipun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaan-perbedaan tersebut terletak pada subjek foto yang diambil, pesan yang disampaikan, maupun tujuan dari pengambilan fotonya.

Pada pembahasan kali ini, kami akan memberikan penjelasan terkait istilah human interest photography yang mungkin masih menjadi tanda tanya di pikiran kita. Untuk itu, yuk langsung saja simak pembahasannya di bawah ini.

Mengenal Human Interest Photography

Di samping beberapa genre yang keren dan menarik di dalam dunia fotografi, ternyata ada juga genre unik dan tidak kalah populernya bernama human interest atau HI. Istilah tersebut merupakan genre dalam dunia fotografi yang menunjukkan kehidupan seorang manusia. Disertai dengan penggambaran emosi serta perasaan hingga kondisi aktivitas dari subjek yang mungkin dapat menumbuhkan empati bagi siapapun yang melihatnya.

Fotografer yang menggeluti istilah satu ini disebut sebagai HI fotografer. Sedangkan untuk istilah di dalam bahasa Indonesia sendiri sering disebut sebagai fotografi daya tarik manusia. Pada dasarnya, fotografi HI yang dilakukan oleh para HI fotografer ini masuk dalam bagian journalism photography. Hal tersebut dikarenakan aktivitasnya fokus dalam mengabadikan atau mengambil momen serta pengalaman manusia.

Cara Membuat Foto Human Interest

1. Persiapkan alat-alat yang dibutuhkan

Sebelum terjun untuk mengambil foto HI, maka terdapat beberapa persiapan yang harus kita lakukan. Nah, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mempersiapkan alat-alat dan perlengkapan fotografi. Di antaranya seperti kamera, lensa, hingga tripod sebagai alat bantu pengambilan gambar yang seringkali dibutuhkan. Jangan lupa kita juga perlu menyiapkan perlengkapan lain seperti memory card, baterai, dan cadangan baterai untuk berjaga-jaga.

Setelah semuanya siap, kita bisa langsung melanjutkan ke tahap selanjutnya untuk segera mengambil foto tipe HI. Pastikan jika lokasi pengambilan dirasa jauh, cek perlengkapan yang dibawa. Apakah sudah lengkap atau ada yang ketinggalan. Jangan sampai saat kitatiba di lokasi, justru alat-alat penting tidak dibawa atau ketinggalan.

2.  Mencari Subjek

Selanjutnya yang harus kita lakukan adalah menentukan subjek atau point of interest (POI). Untuk mendapatkan tangkapan sesuai prinsip HI, maka jika kita berada di sebuah perkotaan kita bisa mengambil subjek seperti orang-orang yang sedang mencari nafkah walaupun cuaca panas maupun hujan. Sebagai contoh, buruh, pemulung, pedagang kaki lima, dan lain sebagainya.

Sedangkan jika kita tinggal atau sedang berada di daerah pedesaan, maka bisa menangkap gambar dari subjek berupa petani, orang yang sedang berkebun, anak-anak yang sedang berenang di sungai, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk izin terlebih dahulu dan sampaikan tujuan pemotretan sebelum mengambil foto bergenre human interest yang diinginkan.

3.  Mengambil Banyak Foto

Langkah ini bisa kita lakukan jika kita merupakan salah satu fotografer . Dengan mengambil banyak foto, maka kita memiliki banyak pilihan untuk menentukan foto terbaik dari yang sudah diambil. Selain itu, kita juga memiliki banyak pilihan terkait banyaknya sudut pengambilan gambar berbeda dari hasil pemotretan yang dilakukan.

mengenal human interest photography travel 1
Foto by @bas_utomo

Bagian-Bagian Human Interest Photography

1. Portrait

HI photography umumnya memiliki prinsip yang sama dengan karakteristik foto HI lainnya. Yakni erat kaitannya dengan subjek kegiatan atau aktivitas manusia. Hanya saja, bagian satu ini diambil dengan bentuk foto portrait disertai penekanan pada unsur wajah yang lebih dominan. Kesan yang terlihat biasanya tampak dari seseorang yang sedang melamun atau seolah tidak sengaja mengambil kegiatan atau aktifitas dari subjek foto.

2. Street atau jalanan

Bagian dari foto HI selanjutnya adalah jalanan atau street. Meskipun unsur yang dibawakan adalah terkait suasana di jalanan, namun subjek yang terlibat tetap harus berkaitan dengan manusia. Akan tetapi, jika kita menemukan suasana yang cocok untuk pengambilan gambar meskipun subjeknya adalah bangunan atau hewan yang ada di jalanan, maka tidak perlu ragu untuk mengambilnya. Meskipun hal tersebut belum bisa dikatakan sebagai HI photography, namun momennya bisa diambil sebagai pembelajaran untuk seorang fotografer .

mengenal human interest photogrpahy pasar
Foto by @Indira_sy

3. Culture atau budaya

Terdapat banyak sekali unsur-unsur budaya yang bisa kita tangkap gambarnya. Mulai dari makanan, pakaian, alat musik, dan lain sebagainya. Namun, dalam topik pembahasan kali ini, kita bisa mengambil unsur-unsur kebudayaan manusia seperti ekspresi muka, penari tarian tradisional, penjual makanan tradisional, dan unsur budaya manusia lainnya.

4. Fotografi Travel

Meskipun seolah tampak sama dengan street photography, namun kenyataannya di dalam travel photography lebih condong pada pengambilan gambar suasana alam dengan maupun tanpa unsur manusia. Jenis foto satu ini bisa dikatakan sebagai bagian dari HI photography jika di dalam pengambilan gambarnya juga melibatkan unsur manusia.

5. Human Interest Photography – Konseptual

Sudahkah kita mendengar istilah konseptual sebagai bagian dari dunia fotografi? Jika belum, maka kita perlu mengetahuinya terlebih dahulu sebelum mengaitkannya dengan foto HI. Konseptual yang dimaksud di sini merupakan penekanan foto yang mengarah pada foto dengan melibatkan unsur manusia secara kuat. Bisa juga dikatakan sebagai penglibatan unsur manusia yang cukup kental.

Nah, itulah beberapa bagian-bagian dari HI photography secara garis besar untuk pengetahuan kita. Meskipun sudah mengetahui secara garis besar, tentunya sebagai fotografer masih membutuhkan banyak pengetahuan akan hal ini. Terlebih bahwa HI memiliki banyak sekali komponen yang tidak mungkin dipelajari hanya satu atau dua kali percobaan saja.

mengenal human interest photography konseptual
Foto by @bas_utomo

Pertanyaannya adalah, bagaimana cara menemukan tips yang tepat untuk mendalami dunia fotografi? Jangan khawatir. Sebab, kita dapat mengunjungi situs Cakbass.com. Di mana nantinya kita akan langsung disuguhkan dengan beragam informasi menarik seputar dunia fotografi. Mulai dari mengenal istilah white blance dalam foto, mengetahui komposisi foto yang pas, hingga tips dan trik belajar fotografi yang tepat.

Apakah cukup sampai disitu saja? Jawabannya adalah tidak! Di Cakbass.com, kami juga menyediakan informasi-informasi menarik lainnya terkait alat bantu pemotretan yang wajib diketahui oleh para fotografer. Termasuk fotografer pemula yang hendak mendalami dunia human interestphotography. Bahkan, kamu juga menyajikan tutorial terkait bagaimana cara menggunakan kamera digital melalui manual mode yang biasanya dicari oleh banyak orang.

Penutup

Di Cakbass.com, kita juga akan diberitahu terkait studio-studio foto yang direkomendasikan di berbagai macam tempat jika bingung mencarinya. Bahkan, situs-situs belajar fotografi terbaik pun bisa dilihat di tempat kami. Dengan demikian, kita tidak akan bingung lagi jika hendak belajar fotografi sendiri di tempat masing-masing. Sembari memperdalam pengetahuan terkait human interest, yuk mampir ke Cakbass.com! Halaman ini khusus membahas fotografi close up atau portrait.

FAQ

Apa itu foto Human Interest?

Fotografi Human Interest sebenarnya bagian dari fotografi jurnalisme karena aktivitasnya yang fokus dalam mengabadikan atau mengambil momen serta pengalaman manusia

Contoh fotografi human interest?

Di atas sudah ada beberapa contoh fotografi human interest, fotografi HI travel, HI street, dan human interest konseptual

4 Likes

Author: cakbass

Leave a Reply

%d bloggers like this: