Penjelasan Teknik Bulb, Berkreasi Dengan Shutter Speed

0
197
Light - Photograph
teknik bulb light rail
Advertisement

Penjelasan Teknik Bulb – Sudah pernah mendengar kata BULB? Apa sih sebetulnya mode bulb itu?
Teknik Bulb adalah salah satu fitur yang ada pada kamera dslr dan mirrorless. Biasanya mode teknik bulb ini di gunakan pada saat fotografer menghadapi situasi cahaya yang kurang dan kebetulan sedang memotret benda diam (still life). Atau memang dengan sengaja membuat hasil karya foto yang tidak biasa. Yuk, simak penjabaran teknik bulb pada fotografi berikut ini.

Silahkan nyalakan kamera dan ubah shooting mode kamera ke manual (M) lalu kurangi settingan kecepatan rana dengan mensetting switch dial yang ada di body kamera hingga mentok.

apa itu mode bulb
cara teknik bulb
teknik bulb
tutorial teknik bulb

Maka kita akan sampai pada mode bulb, bila ngga mendapati mode bulb berarti arahnya terbalik karenanya silahkan dicek lagi yak.

Memahami Mode Bulb

Bulb ialah sebuah mode yang tersedia pada kamera dslr yang memungkinkan kita memfoto dengan di atas 30 detik atau malahan lebih layak dengan kemauan kita. Pada biasanya, kamera dslr yang kita miliki mempunyai bentang shutter speed paling yaitu selama 30 detik.

Dengan adanya mode bulb ini, memungkinkan kita memfoto dengan memakai pengaturan kecepatan rana di atas itu atau selama yang kita inginkan. Mengapa dinamakan bulb? Berdasarkan berita yang beredar di dunia fotografi, para fotografer memakai teknik bulb dalam menekan mekanisme shutter sehingga diafragma lensa terbuka.

teknik bulb - light rail5

Kapan Mode Bulb Di Gunakan?

Teknik memotret menerapkan mode bulb umumnya digunakan tergantung dari pelbagai situasi di antaranya sebagai berikut.
• Dikala memfoto kembang api di malam hari.
• Dikala memotret trail of light: lampu kendaraan atau bintang di langit (star trail).
• Dikala memotret malam hari pada keadaan sinar yang gelap memakai settingan aperture antara F/11 s/d F/22.
• Ketika mengambil gambar petir di petang atau malam hari.
• Di saat mengambil gambar light painting.
• Memfoto benda-benda luar angkasa di malam hari (milkyway).
• Intinya diterapkan ketika Memfoto dengan mengaplikasikan lambat (long exposure).

teknik bulb - foto intang

Dengan beragam situasi di atas, hal penting yang wajib dicermati bahwa meski memakai {|kecepatan rana) yang lambat, tapi exposure dari foto yang dihasilkan tak terlalu over eksposur atau redup. Tentunya tak mudah ketika pertama kali mencoba teknik ini, oleh sebab itu diperlukan banyak latihan sebab di sini lah letak seni Mengambil gambar dengan teknik bulb.

Persiapan Memfoto Dengan Teknik Bulb

Sebelum mulai Memotret dengan teknik bulb, tentunya ada hal-hal yang mesti dipersiapkan secara khusus terlebih dahulu, di antaranya sebagai berikut.
Tripod yang kokoh. Kecuali kalau kita berkeinginan menghasilkan foto absurd yang hanya kita saja paham artinya.
• Memakai remote shutter release.
• Timer, bisa juga memakai stopwatch di handphone atau jam tangan.
• Settingan ISO kamera serendah mungkin.
• Siapkan baterai cadangan, karena kita mengaplikasikan shutter speed yang lambat akan menguras sumberdaya.
• Memory Card cadangan, sebab data nya akan cukup besar kapasitasnya.
• Makanan dan minuman, ketika menunggu exposure yang lama. 🙂

Metode Memotret Dengan Teknik Bulb

Setelah segala persiapan Mengambil gambar dengan teknik bulb yang telah diterangkan di atas. Berikut ini metode memfoto dengan menerapkan teknik bulb.
• Pastikan keadaan cahaya amat minim (malam hari). Anggap saja kita berada di atas gedung dan berkeinginan memfoto lalu lintas kendaraan di jalan.
• Pasang kamera pada Tripod atau penopang yang kuat.
• Ubah mode ke Manual (M).
• Setting bukaan diafragma lensa (Aperture) ke F11 atau lebih.
• Ubah shutter mode memakai Timer, (asumsikan dalam hal ini kita tidak mempunyai perlengkapan ).

teknik bulb firework5

Di sarankan nilainya shutter disetting di 10 detik, supaya sela waktu antara kita menekan tombol shutter secara penuh hingga kamera mulai memfoto obyek menjadi lama. Sehingga dapat meminimalkan guncangan pada kamera ketika kita menekan tombol shutter.

Bidik obyek (dalam hal ini kendaraan yang sedang melintas) sampai menerima konsentrasi yang bening memakai switch auto focus yang tersedia pada komponen lensa.
• setelah menerima konsentrasi, ubah saklar pada komponen lensa ke manual focus.
• Ubah settingan shutter speed yang kita inginkan contohnya 10 detik atau lebih (di sinilah kita menjalankan eksperimen). Akan ada banyak trial & error dikala pertama kali mencoba hingga kita menemukan angka kecepatan rana yang ideal (mengacu ke foto seperti apa yang ingin kita hasilkan).

Tak seluruh settingan shutter speed akan sama dikala kita Memfoto pada keadaan yang relatif sama. Jadi pada intinya, pada level ini bertumpu pada kreativitas dan kemauan kita masing-masing.
• Setelah itu mulailah menekan tombol shutter secara penuh dan biarkan kamera melaksanakan pengambilan gambar serta pemrosesan foto. Mungkin akan dibutuhkan waktu sekian puluh detik sampai foto berhasil diproses.

Biarkan kamera menjalankan tugasnya, silahkan tunggu hingga selesai. Jangan matikan kamera pada dikala pemrosesan foto sebab dapat berpengaruh terjadi kerusakan pada kamera.
• Sekiranya akhirnya masih kurang layak dengan harapan kita. Silahkan bereksperimen dengan merubah settingan bukaan diafragma lensa (Aperture) dan atau settingan kecepatan rana hingga menerima hasil yang di inginkan.

Kesimpulan

Nah, demikianlah tadi bahasanreview perihal Teknik Bulb dan berkreasi dengan kecepatan rana. Silahkan perbanyak eksperimen dan latihan. Terimakasih sudah berkunjung dan membaca postingan ini. Bila ada yang kurang terang, silahkan tulis di kolom komentar.

 

Leave a Reply