Cara Mengetahui Shutter Count Kamera

0
162
shutter count kamera
shutter count kamera
Advertisement

Shutter count Kamera – Setiap kali ketika kita ingin membeli suatu produk baik baru ataupun bekas, kita harus memperhatikan detail dengan sangat cermat dari produk tersebut agar tidak kecewa dan menyesal dikemudian hari. Cara Mengetahui shutter count kamera, baik itu , Canon, ataupun Sony adalah penting, karena dengan mengetahui Shutter Count kamera kita bisa mengukur kualitas dan usia pakainya.

Shutter Count kamera adalah jumlah berapa kali tombol shutter pada kamera ditekan atau dipencet sehingga kamera menghasilkan sebuah foto yang dihitung dari saat penggunaan kamera pertama kali sampai saat terakhir kali kamera digunakan untuk mengambil gambar.

Dengan mengetahui berapa banyak jumlah shutter yang digunakan, kita bisa mengetahui sejauh mana kamera bisa bekerja dengan baik dan optimal. Shutter Count bisa diibaratkan jumlah kilometer yang ditempuh sebuah mobil. Maka dari jumlah kilometer mobil itulah kita bisa mengetahui seberapa kerja keras mesin mobil bekerja. Hal ini juga berlaku pada perangkat kamera. Semakin banyak SC maka dipastikan kamera sudah bekerja keras. Pasalnya, ketika kalian menekan tombol shutter maka fungsi mekanis pada kamera juga bekerja hingga menghasilkan gambar.

Di setiap komponen kamera pasti memiliki batasan maksimal pemakaian. Perlu diperhatikan, kamera DSLR yang baik memiliki standar shutter count sekitar 100.000 kali. Itu artinya kalian bisa menghasilkan sekitar 100.000 foto dalam sebuah kamera DSLR tanpa adanya gangguan pada komponen kamera karena komponen dalam kondisi prima.

Jadi, jumlah shutter count (SC) sebuah kamera, bisa menjadi patokan atau bahan pertimbangan kalian saat membeli kamera bekas. Dengan mengetahui jumlah SC, kalian bisa mengetahui batas maksimal kamera bekas ini bekerja dengan baik. Itu sebabnya sering kali banyak orang yang menggunakan indicator SC sebelum membeli sebuah kamera, terlebih jika kalian hendak membeli kamera bekas. Jika kamu sedang ingin berburu kamera DSLR maka sebaiknya kamu mengetahui cara mengetahui Batas maksimum SC pada kamera DSLR.

Cara Mengetahui Shutter Count Kamera DSLR

Jumlah SC pada kamera sangat penting untuk diketahui. Karena terdapat beberapa manfaat, di antaranya bisa mengetahui seberapa sering menggunakan kamera, usia kamera tersebut dan lain sebagainya. Bagi seorang fotografer wajib mengetahui cara cek jumlah Shutter Count kamera DSLR, karena hal tersebut memiliki banyak kegunaan yang sangat penting.

Dengan mengetahui jumlah SC (Shutter Count) kamera DSLR, kalian bisa mengetahui seberapa sering penggunaan kamera yang kalian punya untuk memotret foto. Selain itu, kalian juga bisa mengetahui usia dari kamera yang kalian miliki sehingga sangat bermanfaat untuk melihat kondisi kamera tersebut.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kalian mesti memahami pengertian SC (Shutter Count) pada kamera DSLR, yaitu jumlah berapa banyak tombol rana/ Shutter button yang ditekan atau biasa disebut dengan jumlah banyaknya foto yang didapat dari kamera.

Ketika kalian ingin membeli kamera bekas atau baru, jangan lupa melihat shutter count untuk memperkirakan umur kamera, sehingga kalian bisa mempertimbangkannya dengan baik.

Biasanya kamera rilisan sebuah pabrik akan memberikan informasi jumlah SCsebanyak 9999 kali foto. Namun masalahnya jika kalian ingin membeli sebuah kamera bekas, tentu kalian tidak tahu sudah berapa banyak foto yang sudah dihasilkan dari kamera tersebut. Namun tenang saja, kita akan membahas cara untuk mengetahui Shutter count pada sebuah kamera kali ini, berikut adalah langkahnya:

1.Gunakan EXIF viewer online

Cara pertama adalah menggunakan EXIF Viewer yang bisa kalian akses dengan mudah di internet. Kalian cukup mengetikkan EXIF Viewer pada laman Google dan kemudian akan muncul beberapa laman untuk mengetahui batas shutter count secara online.

Untuk bisa mengetahui batas shutter count secara online biasanya kalian cukup mengunggah sebuah foto yang dihasilkan dari kamera yang ingin kamu cek batas shutter countnya. Selanjutnya laman tersebut akan memproses dan menunjukkan beberapa data secara lengkap mengenai foto tersebut. Kemudian kalian bisa mencari jumlah shutter count untuk mengetahui jumlah jepretan pada kamera

1. Cara Cek SC – shutter count Kamera Canon :

Download eosmsg di www.eosmsg,com

setelah download hidupkan kamera dan koneksikan ke pc / laptop  lalu buka software eos msg maka akan terdapat sc ( shutter count camera tertera di situ ) untuk model lama bisa pakai eos msg seri 4 atau eosinfo

2. Cara Cek SC – shutter count Kamera :

Kamera dipakai untuk foto 1x, file terakhir copy ke pc / laptop lalu upload di www.nikonshuttercount.com   atau pakai cara lain download opanda exif buka opanda terbaru lalu buka file terakhir camera di opanda geser kebawah ada shutter actialitation

3. Cara Cek SC – Shutter Count  Kamera Sony :

Tinggal masuk ke link : http://tools.science.si/index.php

Upload file terkhir hasil jepret an anda di link diatas.

2.Mengunduh aplikasi EXIF Viewer

Cara kedua mengetahui shutter count kamera adalah dengan menggunakan sebuah aplikasi. Kalian bisa mengunduh aplikasi seperti EOSInfo untuk mengetahui SC pada kamera Canon. Dari aplikasi tersebut kamu bisa mengetahui jumlah SC pada beberapa kamera.

Untuk mengetahui bagaimana memeriksa shutter count kamera, ambilah sebuah foto berformat JPG (asal bukan RAW), lalu bukalah EXIF (metadata file yang disisipkan ke dalam foto) dengan software pembaca gambar dan data EXIF, seperti IrfanView+plug-in untuk melihat metadatanya. Di Irfanview, bukalah foto, kemudian ke menu >Information>EXIF. Carilah “Total Pictures.”

Software lain yang gratisan yaitu Opanda Iexif. Untuk Opanda, setelah terinstall, bukalah foto dengan software ini. Di tab EXIF, gulunglah kebawah dan carilah “Total Number of Shutter Releases for Camera” Angka disampingnya adalah jumlah shutter count (jumlah berapa kali jepret dengan kamera tersebut).

Bagaimana Efek Jika Shutter Count Habis?

Ketika kalian sedang asik mengambil foto dan tiba-tiba kamera yang digunakan macet maka itu salah satu tanda-tanda kalau shutter count pada kamera kalian sudah habis. Kamera yang macet tentu sangat mengganggu. Terlebih bagi kamu yang berprofesi sebagai fotografer profesional yang membutuhkan kecepatan saat mengambil foto.

Kamera yang performa mengambil gambarnya lambat merupakan sebuah tanda SC habis. Maka sebaiknya kalian mulai berpikir untuk membeli sebuah kamera baru. Banyak yang bertanya apakah hal ini bisa di reset atau tidak. Namun pada kenyataannya shutter count dapat menggambarkan sudah berapa lama umur kamera tersebut.

Selain umur kamera, shutter count yang sudah habis artinya kamera tersebut sudah bekerja cukup keras. Lalu bagaimana jika sc kamera dslr habis? Mungkin tidak ada pilihan lain selain mencari sebuah kamera baru.

Banyak orang yang beranggapan jika sebuah kamera tidak memiliki umur. Beberapa orang bahkan beranggapan jika sebuah kamera bisa digunakan selamanya. Namun pada kenyataanya tentu tidak demikian. Setiap benda tentu memiliki batasan usia pemakaian.

Pentingnya Mengetahui Batasan Shutter Count

Shutter count sangat penting untuk diketahui bagi kamu yang sedang mencari sebuah kamera terutama kamera dalam keadaan bekas. Tentu SC yang tinggal tersisa sedikit tentu akan merugikan kalian sebagai pembeli. Selain itu bagi kalian yang membeli kamera dari kondisi baru maka sebaiknya sudah berapa banyak SC yang tercatat pada kamera tersebut. Karena sebaiknya menjual kamera kamu jika SC sudah hampir habis.

Bagi seorang fotografer, informasi yang ada dalam Shutter Count sangatlah penting. Namun, ada beberapa langkah untuk mengecek jumlah SC pada kamera yang kamu miliki, langkah tersebut berbeda-beda sesuai dengan kamera.

Apakah ada pengaruh SC – Shuttercount pada jumlah tinggi dan rendah?

Tinggi dan rendah di akumulasikan oleh pedagang kamera sebagai berikut

SC kurang dari 1000 : Rendah Banget

SC 1000-5000 : Rendah

SC 5000-10000 : Sedang

SC 10000-15000 : Menengah

SC 15000-20000 : SC standart

SC 30rb ke atas : SC tinggi

Akumulasi dari pedagang kamera berdasar angka diatas hanya semata mata pedagang ingin barang yang terpajang memiliki sc yang tidak terlalu tinggi untuk di perdagangkan karena kamera dengan sc rendah kamera bisa di jual dengan harga lebih tinggi.

Bagi Pedagang kamera kebanyakan ingin bermain aman, tidak ingin rugi, karena barang yang di beli nantinya akan rusak pada lens, shutter, akurasi fokus, dll yang akan mengeluarkan cash yang besar karena mahalnya part kamera dan service.

Ciri SC Tinggi Pada Kamera :

1. Body ngedof mulai berkurang ( body menjadi klimis )

2. Shutter mulai tidak empuk

3. Akurasi fokus agak mbleset bos ( hasil gambar mulai rada blur / Kurang Tajam )

4. Sensor dalam, luar, serta lensa mulai berjamur

5. Shutter rendah membuat gambar bagian bawah / atas rada gelap

SC tinggi juga harus kita bagi juga tergantung jenis kamera kita. contoh sc 30rb an sudah dibilang tinggi oleh pedagang kamera bagi seri kamera amatir, namun bagi kamera semi pro, pro, contoh canon eos 5D mk2 SC 100,000 rb an masih terlalu sedikit.

Usia Kamera dan Shutter Count

Banyak orang yang menentukan lamanya hidup sebuah kamera dari shutter count/shutter actuation, alias berapa kali kamera menjepret gambar. Hal ini timbul karena biasanya produsen kamera melakukan pengetesan mekanisme shutter. Contohnya ada kamera yang lolos tes 50.000 kali jepret, ada yang lebih dari 100.000 kali. Semakin canggih sebuah kamera, biasanya semakin tinggi angka tesnya. Nama tes ini biasanya disebut shutter durability.

Angka shutter durability biasanya dianggap angka harapan hidup sebuah kamera, tapi ini sebenarnya kurang tepat, karena sebuah kamera belum tentu rusak meskipun sudah dipakai terus sampai melewati angka shutter durability. Sebaliknya, bisa jadi sebelum angka itu terlampaui, kamera bisa saja sudah rusak, karena di dalam kamera digital, bukan hanya mekanisme shutter saja yang berpengaruh langsung ke harapan hidup sebuah kamera, tapi banyak komponen eletronik lain yang menentukan.

Meski rusak, mekanisme shutter sebuah kamera bisa diganti, tapi ya biasanya cukup tinggi harganya dan tergantung jenis kameranya. Jika kameranya memang sudah tua, (berumur lebih dari 5 tahun), mengganti mekanisme shutter mungkin kurang efisien dibandingkan membeli kamera baru dengan teknologi yang lebih canggih.

Selain indikator-indikator diatas, usia kamera digital biasanya bertahan sekitar 10 tahun sejak kamera itu diluncurkan, setelah itu, kemungkinan besar tidak ada yang membuat spare-partnya lagi, sehingga jika tidak diteruskan, maka jika ada komponen yang rusak, kameranya tidak bisa diperbaiki lagi.

Kesimpulan

Kita tidak perlu terlalu kuatir tentang shutter count. Foto saja jika memang hobi, tapi juga jangan terlalu boros dengan asal jepret. Saat membeli atau menjual kamera bekas, biasanya kita akan memeriksanya untuk mendapatkan gambaran seberapa banyak penggunaan kamera tersebut. Semakin tinggi angka SC-nya, harga kamera tersebut akan menurun.

Itulah beberapa penjelasan mengenai jumlah Shutter Count kamera yang pada beberapa jenis kamera DSLR bisa di ketahui dengan cara yang mudah. Meskipun setiap jenis kamera DSLR yang kalian miliki berbeda satu sama lain, namun kamu bisa mencari tahu cara cek jumlah SC pada kamera DSLR, sehingga kalian tidak perlu khawatir untuk membeli kamera DSLR.

FAQ

Apa yang terjadi jika shutter Count kamera habis?

Dirangkum dari berbagai sumber, ternyata ketika shutter count kamera melampaui batas maksimal akan berpengaruh pada kinerja kamera. beberapa kamera malahan bisa mengalami macet secara mekanis saat akan memotret. SC yang tinggi akan membuat tombol shutter menurun kinerjanya.

Berapa maksimal SC pada kamera?

Secara umum, batas maksimum Shutter Count kamera DSLR tergantung kelas dan pabrikan masing-masing kamera. Di pasaran banyak beredar kamera second dengan SC di atas 100 ribuan. Untuk penggunaan jangka panjang, tidak disarankan.

Apa itu shutter count kamera?

Shutter Count Kamera adalah jumlah berapa banyak shutter button (tombol rana) pada kamera yang sudah di tekan atau dengan kata lain, Shutter Count adalah jumlah foto yang dihasilkan oleh kamera.

SC kamera untuk apa?

Dengan mengetahui jumlah Shutter Count kamera DSLR, kita bisa mengetahui jam terbang kamera untuk memotret. Kita juga bisa mengetahui usia pakai dari kamera. hal ini sangat bermanfaat untuk melihat kondisi aktual kamera.

Leave a Reply